Mengiakan Kirim DM ke Anji, Rina Nose: Itu Bentuk Empati

Mengiakan Kirim DM ke Anji, Rina Nose: Itu Bentuk Empati

VIVA   –  Nama musisi Anji kembali diperbincangkan warganet karena mengunggah sebuah pernyataan mengenai adanya memperlawankan pendapat soal virus corona. Anji tampak mengunggah foto screenshot yang menampilkan pesan dari seorang artis yang dikirimkan kepadanya.

Artis tersebut tampak mengirim pesan pada Anji melalui direct message  (DM) Instagram.   Dalam pesan tersebut, artis tersebut mengatakan bahwa dirinya mendukung Anji. Artis tersebut juga mengatakan kalau saat ini COVID-19 seolah telah menjelma menjadi sebuah kepercayaan terakhir yang haram untuk dibantah.

Baca Juga: Anji Sibak Suara Usai Kritik Kebijakan Negeri

Tetapi ternyata, banyak warganet yang memandang bahwa artis yang mengirim perintah kepada Anji itu adalah Rina Nose.   Hal tersebut berdasar pada kemiripan foto profil Instagram Rina dan foto profil Instagram artis yang mengirim pesan pada Anji.

Diketahui, Anji memang memperlihatkan sedikit bagian lantaran foto profil Instagram artis dengan mengirim pesan kepadanya tersebut.  

Baca Juga: Diduga Artis yang Kirim DM ke Anji, Rina Nose Dinyinyirin Warganet

Karena hal itu, unggahan foto terakhir di Instagram Rina pun dipenuhi oleh banyak komentar dari warganet. Rina terang membalas komentar warganet dan melegalkan bahwa dirinya lah yang mengirim pesan kepada Anji tersebut.

“ Oh itu yang DM Manji , ” kata warganet kepada Rina.

“ Iya saya. Ada yang bisa dibantu? ” balas Rina merespons.

Selain itu, Rina Nose juga tampak mengungkapkan pernyataan panjang di Instagram Story pribadinya. Rina menjelaskan bahwa dirinya selalu memiliki empati kepada orang-orang yang disudutkan oleh opini publik karena mengungkapkan sebuah pemikiran.

“ Saya selalu memiliki belas kasihan terhadap orang-orang (siapapun itu) dengan disudutkan oleh opini publik secara membabi buta akbat mengungkap suatu pemikiran (yang sebetulnya tidak menyalahi nilai moral ataupun melanggar hukum) di ruang publik , ” tulis Rina.

Rina menambahkan bahwa dirinya pun tahu memiliki pengalaman pahit terkait ‘penindasan mental’ oleh publik.

“ Mengingat saya sudah punya pengalaman pahit semacam ‘penindasan mental’ oleh publik secara massive dan terus menerus, jadi aku paham betul bagaimana rasanya berkecukupan di kondisi itu , ” tulis Rina.

Rina juga mengatakan bahwa ketika dirinya mengungkapkan sebuah dukungan kepada orang-orang yang mengalami hal serupa, bukan serta merta dirinya setuju secara semua perilaku atau pemikiran orang tersebut.

“ Kalau saya mengungkapkan sebuah dukungan pada orang-orang yang mengalami kejadian serupa, itu adalah bentuk belas kasihan. Bukan serta merta saya mutlak menyetujui semua perilaku atau pemikiran orang tersebut , ” tulis Rina.

“ Sebab saya tidak suka dikotak-kotakkan. Saya risih dengan sebuah sebutan. Pengikut ini lah, penganut si dia lah. Justru saya tebuka dengan berbagai hal dan kemungkinan. Sebab memang tidak ada yang bertambah abadi daripada perubahan , ” tulis Rina Nose menambahkan.