Bimbim CLOW Bantah Penggelapan Dana Animal Lovers Rp3 Miliar

Bimbim CLOW Bantah Penggelapan Dana Animal Lovers Rp3 Miliar

VIVA   –  Perselisihan antara Kristian Adi Wibowo nama lain Joshua Pale dengan Wahyu Winono alias Bimbim Clow tengah oleh sebab itu buah bibir. Joshua selaku  ketua Yayasan Sarana Metta Indonesia. Tatkala Bimbim merupakan pendiri Cat Lovers in The World.

Bimbim dituduh telah menggelapkan uang donasi untuk komunitas pecinta kucing  sebesar Rp3 miliar. Tuduhan itu dilontarkan oleh Joshua yang mana telah memberikan pernyataan belum lama ini bersama kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution.  

Bimbim geram dan membantah bersusah-susah tudingan tersebut. Dia juga memiliki bukti fisik bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Bimbim angkat kata karena tidak mau meminta maaf atas permintaan Joshua.

“Monggo, laporkan saja terkait penggelapan dana donasi Rp3 miliar. Saya tidak takut & kalau saya takut kenapa juga saya membuat klarifikasi. Saya telah print semua bukti dan menurut saya, dia (Joshua) tidak berhak untuk saya memberitahu rekening donasi  ke dia, ” ungkap Bimbim keadaan Kamis, 30 Juli 2020.

“Buat apa saya menimbulkan maaf? Kalau saya minta maaf, berarti saya membenarkan adanya manipulasi dana, ” lanjutnya menegaskan.

Ketika ditanya donasi  platform crowdfunding kitabisa, Bimbim pun menyampaikan alasan dirinya sudah ada surat kontrak di bulan Februari buat pembuatan rumah  Kucingtomohon. Dan dirinya hanya mendapat dana dengan teoretis Rp75 juta.

“Ada 14 poin dalam surat perjanjian tersebut dan hamba mendapat fee Rp75 juta dari iklan, foto, dan kegiatan saya dalam Manado, tapi yang mengelola propaganda ini pihak mereka (kitabisa) serta ini booming . Iklannya 3. 800 dibagikan dan 3. 000 komentar, ” perkataan Bimbim.

“Dan kok pihak kitabisa bisa mentransfer ke rekening saya? Karena pihaknya telah mensurvei tempat fisik bangunan dengan saya buat, ” sambungnya sedang.

Sementara, ia meneruskan, jika tuduhan yang dimaksud ialah donasi dari 2017 hingga 2020 juga tidak terbukti. Karena di setiap tahunnya, pengeluaran untuk shelter terbilang gede. Di tahun 2019 misalnya dia membangun tiga shelter sekaligus dengan biaya Rp1, 9 miliar.

“Tapi dana itu bukan asli dari sumbangan donasi publik. Beta mendapatkan sponsor dari beberapa karakter dengan dana yang cukup luhur, dan itu laporannya langsung ke pihak donatur. Kami juga tidak mungkin mem- publish melainkan donatur yang meminta, ” ujar pria kelahiran Palopo itu.

Sebelumnya, pernyataan Joshua dasar bikin Bimbim gusar. Tudingan itu dianggap tidak jelas ujung pangkalnya.  

“Ada mulia komunitas di mana mereka membina donasi, yang dipimpin oleh saudara  Bimbim  atau  Wahyu  Winono. Beliau menerima donasi dengan masuk ke rekening pribadi. Dan itu tidak pernah diaudit, ” ujar Razman, pengacaranya Joshua Pale, hari Rabu, 29 Juli 2020.

“Kita hitung-hitung jumlahnya sekitar Rp3 miliar. Karena tidak ada transparasi, komunitas maupun orang yang sudah menyumbang ini mempertanyakan. Patut diduga, dana itu diselewengkan, ” sendat Razman.

Bimbim  mengucapkan bahwa pada tanggal 17 Juli 2020 telah melaporkan Joshua Pale dugaan pencemaran nama baik. Tak hanya itu, Joshua banyak dilaporkan oleh beberapa pihak di berbagai kota.