Ikhtisar Waiting for the Barbarians, Dibintangi Robert Pattinson

Ikhtisar Waiting for the Barbarians, Dibintangi Robert Pattinson

VIVA   –  Film Waiting for the Barbarians diadaptasi dari roman berjudul sama yang ditulis JM Coetzee, peraih penghargaan Nobel Sastra pada 2003. Film tersebut digarap Ciro Guerra, sutradara dari Kolumbia yang pernah mendapatkan Academy Award. Dari deretan pemain, ada Johnny Depp, Robert Pattinson, Mark Rylance, Greta Scacchi, Gana Bayarsaikhan, David Dencik, Harry Melling hingga Bill Milner.

Film tersebut mengambil latar belakang waktu pada abad ke 19 di wilayah Asia. Lalu film akan menceritakan tentang seorang hakim yang main di pos terjauh yang mulai mempertanyakan kesetiaannya pada kaisar.

Hakim itu mempertanyakan kesetiaannya sejak para petugas keamanan negara yang dipimpin Johnny Depp hadir. Di wilayah yang tidak disebutkan namanya, dengan karakteristik geografis semacam Asia dan Timur Tengah, seorang hakim pemerintah kolonial (diperankan Mark Rylance) bertugas mengawasi penduduk lokal multietnis.  

Semula, hakim itu tak kesulitan menjalankan tugasnya. Suatu keadaan pemerintah kolonial dari tempat pokok si hakim di Eropa mengirim Kolonel Joll, petugas otoriter dengan diperankan Johnny Depp.

Semula, Kolonel Joll berpura-pura memiliki sikap rendah hati dan memesona hingga mau bekerja sama secara si hakim. Namun, sebagai komandan pasukan rezim kolonial, Kolonel Joll kemudian melakukan serangkaian interogasi dengan disertai dengan penyiksaan.

Hal ini mendorong si hakim mulai tidak simpati dengan Kolonel Joll. Sekalipun hakim memprotes kesibukan kejam itu dengan alasan tak ada potensi pemberontakan, Kolonel Joll bersikukuh terus menahan dan menindas banyak penduduk lokal yang tak bersalah.

Ia beralasan, mendengar info tersedia gangguan di perbatasan. Belakangan, petugas junior bawahan Kolonel Joll (Robert Pattinson) ikut terlibat melakukan serangkaian tindakan kejam.

Baca juga:   Perdana, Johnny Depp dan Robert Pattinson Adu Akting di Film Itu?

Film ini berdurasi 102 menit. Di Indonesia, Waiting for the Barbarians hanya tayang pada aplikasi Mola TV. Film tak akan terasa lama, karena selain jalan cerita, jajaran pemain terkemuka, Waiting for the Barbarians menyajikan pemandangan menakjubkan.  

Waiting for the Barbarians mengambil lokasi syuting di Maroko. Chris Menges, sinematografer dalam film ini sekaligus pria yang pernah meraih Piala Oscar, memperlihatkan beragam adegan menawan dalam film ini.