Format Satu Leg Liga Champions Bisa Berlanjut di Musim Depan

Format Satu Leg Liga Champions Bisa Berlanjut di Musim Depan

VIVA â€“ Format satu leg di babak perempatfinal dan final Liga Champions bisa saja berlanjut hingga musim 2020/21. Rencana ini diungkapkan langsung oleh Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Pandemi virus corona COVID-19 sudah mengubah wajah Liga Champions. Akibat kebijakan yang berbeda dari setiap negara, UEFA terpaksa mengubah format perempatfinal dan semifinal menjadi satu leg saja dengan menggelarnya di tempat netral.

Tapi, perubahan ini justru menambah nilai dari Liga Champions. Ceferin merasa format satu leg sudah meningkatkan atmosfer persaingan di setiap pertandingannya.

Ketimbang menggunakan format dua leg, atmosfer laga dengan sistem tersebut terbilang lebih ketat karena setiap tim langsung menghadapi situasi hidup dan mati.

“Rencana menarik ini muncul dan teruji selama pandemi virus corona. Kami terpaksa menerapkan sistem macam ini. Tapi, memang harus, dan pada akhirnya sistem ini membuat laga menjadi lebih menarik,” kata Ceferin dilansir Daily Mail.

Namun, ada masalah yang menghalangi perubahan sistem ini. Nilai komersial Liga Champions bisa saja turun, karena dengan menggunakan format satu leg, maka masa kompetisi jadi lebih singkat.

Promosi untuk para sponsor juga akan lebih sempit dan pastinya mengundang kebijakan revisi nilai kontrak sponsor.

“Kami harus membicarakannya lebih lanjut, mungkin pada September atau Oktober. Dan, sebenarnya, nilai jual bisa jadi lebih tinggi kalau promosinya dikerjakan dengan benar,” terang Ceferin.