Polri Sudah Lengkapi Berkas Kasus Djoko Tjandra

Polri Sudah Lengkapi Berkas Kasus Djoko Tjandra

VIVA kacau Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, akan menyerahkan sedang berkas perkara surat jalan palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan Agung pada pekan ini. Namun, Bambu tidak menyebut kapan akan diserahkan kembali.

“Untuk susunan perkara surat jalan palsu cocok petunjuk JPU pada P-19, ada beberapa hal yang harus dilengkapi oleh penyidik. Jika Minggu ini sudah selesai, tentunya akan cepat dikirim kembali kepada JPU, ” kata Awi di Mabes Polri pada Senin, 14 September 2020.

Baca pula: Kejagung: KPK Tak Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki

Menurut dia, petunjuk jaksa yang harus dilakukan pemeriksa Bareskrim yakni melakukan pemeriksaan kepada saksi yang meringankan para simpulan. Dalam kasus ini, ada tiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, dan Brigjen Prasetijo Utomo.

“Kemudian melakukan pemeriksaan tambahan terhadap ahli ITE, serta pemeriksaan tambahan tersangka PU (Prasetijo Utomo), ” ujarnya.

Kebetulan, kata dia, pada hari Jumat sudah dilakukan semua serta berharap penyidik bisa melengkapi susunan perkara surat palsu sesuai isyarat dari jaksa penuntut umum dengan dituangkan dalam P-19.

Berkas Korupsi Red Notice P-19

Selanjutnya, Awi menambahkan buat berkas perkara red notice serupa telah dikembalikan oleh jaksa karena dinyatakan belum lengkap (P-19) di 11 September 2020. Kini, pemeriksa sedang tahap koordinasi dengan jaksa untuk pemenuhan petunjuk dari JPU.

“Terkait beberapa cela materiil dan formil berkas kejadian untuk segera dipenuhi, ” kata pendahuluan dia.

Dalam perkara dugaan korupsi pengurusan red notice, ada empat orang tersangka yaitu Djoko Tjandra, Tommy Sumardi, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo. Djoko dan Tommy sebagai pemberi suap, lalu Napoleon dan Prasetijo penerima suap.