Berani Tetap Buka Saat Pandemi, Diskotik Top 10 Ditutup Paksa Petugas

Berani Tetap Buka Saat Pandemi, Diskotik Top 10 Ditutup Paksa Petugas

VIVA   –  Nekat tetap beroperasi serta menjaring pengunjung, Diskotik Top 10 yang berlokasi di kawasan di tiang Kebon Jeruk XIX, Mamphar, Rajin Sari, Jakarta Barat ditutup paksa petugas Satpol PP Jakarta Barat, Jumat dini hari 2 Oktober 2020.

Tidak hanya sekadar ditutup, namun diskotik itu juga disegel hingga waktu yang tidak ditentukan.   Dalam pemeriksaan lokasi hiburan malam tersebut, petugas mengamankan sejumlah wanita penghibur.

“Kami dapat informasinya dibanding masyarakat, ” ujar Arifin dikonfirmasi, Jumat dini hari, 2 Oktober 2020.

Pemilik cafe terlihat pasrah secara kejadian ini, mereka hanya pasif menyaksikan petugas menyisir sejumlah lounge , dan menangkapi para pekerja seks komersial yang menjajakan diri di lokasi.   Beberapa barang sisa makanan pengunjung terlihat ditinggalkan pemiliknya di daerah itu.  

Pra Penggrebekan, Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin, sempat  mengatakan  akan mengecek salah satu tempat malam dalam Jakarta Barat.   Dengan kasar Arifin mengatakan pihaknya tidak mau pandang bulu dalam melakukan penindakan.

Baca selalu:   Gejala Khas Pasien COVID-19, Tidak Bisa Cium Dua Bau Ini

Usai dilakukan penindakan, petugas di lokasi melakukan penyegelan terhadap bangunan diskotik tersebut, beberapa instrumen musik di lounge, bar, mematok lain disegel menggunakan garis kuning Satpol PP.

Sedangkan untuk pemilik tempat diberikan tulisan berita acara penyegelan yang rencananya juga pemilik akan dikenakan denda protokol kesehatan. Sementara pintu menyelundup, stiker putih bertulis ‘segel’ menempel. Garis kuning larangan masuk terpatok di bawahnya.

Sebelumnya, penyegelan tempat hiburan malam era pandemi  bukanlah pertama kali. Top One  yang berada di pinggir kali sekretaris, Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat disegel karena buka saat PSBB.