Azerbaijan Hancurkan Armenia, Erdogan Buka Gerbang Perang

Azerbaijan Hancurkan Armenia, Erdogan Buka Gerbang Perang

VIVA   –  Telah hampir dua pekan Perang Armenia-Azerbaijan meletus di Nagorno-Karabakh (Artsakh). Sederet fakta membuktikan pasukan Angkatan Bersenjata Azerbaijan sudah berada di ambang kemenangan. Meski di sisi lain, Armenia mengklaim masih memiliki rancangan untuk membuat pertempuran terus berlanjut.

VIVA Militer  melaporkan dalam berita, jika Angkatan Bersenjata Azerbaijan memiliki armada tempur dengan jauh lebih kuat dari militer Armenia.  

Buktinya saat pertempuran baru berjalan 3 hari, Kementerian Pertahanan Azerbaijan jantan mengklaim bahwa pasukannya telah membinasa nyawa 2. 300 orang tentara Armenia, dan mengancurkan sejumlah kendaraan tempur dan artileri.

Berita mengenai perang Azerbaijan dan Armenia, kembali mengambil peringkat pertama dalam jajaran informasi terpopuler kesempatan ini. Nah, untuk kalian yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya bisa klik link di lembah ini.

Deretan Tanda Buktikan Azerbaijan di Ambang Kemajuan Perang

Janji Recep Tayyip Erdogan untuk mendukung Azerbaijan dalam perang melawan Armenia, sungguh tak main-main. Presiden Turki tersebut dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan pemimpin Partai Hezbi Islami Afghanistan, Gulbuddin Hekmatyar, untuk mengerahkan gerombolan Mujahidin ke Azerbaijan.

Menurut laporan yang dikutip  VIVA Militer  dari  Armen Press, sebesar pasukan Mujahidin Afghanistan akan segera tiba di Nagorno-Karabakh dalam kaum hari ke depan. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kepala Armenia, Vahram Poghosyan, yang mendedahkan data intelijen.

Duh, kira-kira kalau dapat bantuan lantaran Turki akan seperti apa ya? Yuk simak kelanjutannya dengan kelompok link di bawah ini.

Erdogan Buka Gerbang Konflik, Mujahidin Afghanistan Ancam Armenia

Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) jadi memukul mundur demonstran yang mendirikan kerusuhan di depan Patung Sado dan Markas Komando Strategis Tentara Darat (Kostrad) Jakarta Pusat.

TNI turun tangan mengambil mundur para demonstran karena aksi demo yang mereka gelar sudah melanggar hukum. Sebab dengan jelas-jelas massa melakukan perusakan fasilitas ijmal dan menyerang petugas dengan barang keras.

Dalam pancaran resmi yang dihimpun  VIVA Militer  dari Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, prajurit TNI awalnya bekerja memukul mundur massa di kira-kira Patung Kuda. Jumlah massa diperkirakan mencapai 3000 orang.

Berita yang datang dari banjaran TNI ini, menduduki peringkat ke-3 dalam berita teropuler kali itu. Tentu kalian penasarankan dengan perkembangan cerita, mengenai peran TNI di aksi demo sore tadi? Klik link di bawah ini sungguh.

Pangdam Jaya Mengatur Prajurit TNI Pukul Mundur 5. 000 Demonstran Perusuh

Tentara Nasional Indonesia  (TNI)  kembali menggagalkan lagak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang diduga akan hendak menghantam Bandara Bilorai Sugapa, Intan Jaya, Papua.  

Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa menjelaskan, bahwa kurang hari terakhir KKSB semakin beringas melakukan aksi penyerangan ke bermacam-macam sasaran termasuk Bandara.    

“Ancaman yang khusus ditujukan ke transportasi udara disampaikan oleh anggota KKSB bernama Sebby Sambom pada hari Sabtu, 19 September 2020 yang lalu, ” ujar  Kolonel Czi IGN Suriastawa di Papua.

Lagi-lagi OPM kembali berulah, dengan ingin melakukan aksi penyerangan ke berbagai sasaran. Duh, semakin panas aja ya situasi di Papua. Kalian bisa klik link di lembah ini, untuk mengetahui kelanjutannya.

TNI Sergap OPM dengan Mau Serang Bandara

Masyarakat Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan prajurit Tentara Nasional Indonesia, harus berbangga memiliki seorang pemimpin bernama Letnan Kolonel Infanteri Wahyo Yuniartoto.

Sebab, sebelum memegang tongkat Komandan Komando Distrik Militer 0703/Cilacap, Letkol Wahyo tercatat pernah menjelma salah satu pahlawan dalam kesusahan bencana alam tanah longsor dengan menerjang Kampung Maseng, Desa Lepau Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Enau, Jawa Barat.

Dibanding catatan  VIVA Militer, Letkol Wahyo merupakan sosok yang cukup pokok dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban tanah longsor Cijeruk.

Untuk kalian yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya, tanpa lupa klik link di lembah ini ya.

Dandim 0703 Ternyata Komandan Kopassus Penemu 5 Jasad Tragedi Cijeruk

Demikian 5 artikel terpopuler  VIVA Militer  edisi Kamis  8  Oktober  2020. Nantikan rangkuman 5 top artikel selanjutnya ya. Dan ikuti informasi terhangat, terpanas dan paling update seputar dunia militer di akun-akun media sosial  VIVA Militer.   Lengkap kok ada di Twitter, Instagram dan Facebook.

Baca:   OPM Ngamuk Diserang Jelangkung, 3 Jenderal TNI Diisukan Meninggal