PPPA Daarul Qur’an Kukuhkan 11 MPZ

PPPA Daarul Qur’an Kukuhkan 11 MPZ

VIVA –  Perjalanan PPPA Daarul Qur’an dalam meluaskan manfaat dan seruan tahfidzul Qur’an semakin masif. Namun, itu semua belum cukup untuk menggapai mimpi besarnya yakni Go 5 Benua.

Jadi,, untuk mewujudkan impian tersebut serta menguatkan gerakan dakwahnya di Negara, PPPA Daarul Qur’an saat ini tengah mengembangkan program terbarunya buat melahirkan Mitra Pengelola Zakat (MPZ) di berbagai wilayah.

Hingga saat ini, PPPA Daarul Qur’an sendiri telah mengukuhkan sebanyak 51 MPZ yang tersebar di sejumlah daerah. Jumlah ini bertambah setelah pada Rabu (25/11) lalu, PPPA Daarul Qur’an mengukuhkan 11 MPZ di Hotel Vue Palace Bandung.

Sebanyak 11 MPZ yang diresmikan pada acara tersebut, mayoritas merupakan rumah tahfidz. Mengingat, sejumlah sendi tahfidz binaan PPPA Daarul Qur’an selama ini telah menghimpun persediaan Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (Ziswaf) dari masyarakat di sekitarnya.

Hanya saja, beberapa besar rumah tahfidz yang sebelumnya melakukan aktivitas penghimpunan dana belum memiliki legalitas hukum. Maka dibanding itu, dengan bergabung bersama PPPA Daarul Qur’an maka rumah tahfidz tersebut otomatis memiliki payung lembaga.

Menetapi, PPPA Daarul Qur’an merupakan lengah satu Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang telah mengantongi izinnya sejak beberapa tahun silam. Jadi, setiap rumah tahfidz atau mahkamah yang bergabung menjadi MPZ PPPA Daarul Qur’an maka memiliki legalitas hukum yang kuat.

Hal itu juga disampaikan oleh Direktur Marketing dan Komunikasi PPPA Daarul Qur’an, Dwi Kartika Ningsih. Ia mengatakan bahwa satu diantara laba bergabung menjadi Mitra Pengelola Zakat (MPZ) adalah dapat menghimpun persediaan secara mandiri dan legal beserta dilindungi oleh payung hukum.

“Kalau sebelumnya tidak diperbolehkan karena tidak ada legalitasnya, namun untuk mengajukan legalitas, prosedurnya sangat rumit. Oleh karena itu, hadirnya kami sebagai Laznas ini bisa memayungi rumah tahfidz untuk mampu menjadi mitra MPZ PPPA Daarul Qur’an, ” tutur Dwi.

Selain itu, rumah tahfidz yang telah bergabung menjadi MPZ pun dapat dengan maksimal menebar manfaatnya untuk masyarakat sekitar. Terlebih, sistem pelaporan yang terkini pula memudahkan PPPA Daarul Qur’an serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengetahui sejauh mana pembagian manfaat dana Ziswaf tersebut.

“Penting bagi kami buat bisa terus memberikan support, silih menguatkan, mudah-mudahan dengan adanya MPZ ini kita bisa saling bergerak bersama. Tidak hanya PPPA Daarul Qur’an pusat dan cabang, akan tetapi rumah tahfidz bisa ikut hidup, ” pungkasnya.